Header Ads

Apakah Cantik itu Relatif?

Cantik merupakan ungkapan yang disematkan pada wanita yang dianggap "menarik". Sebutan cantik, bagi seorang wanita, adalah suatu kebanggaan tersendiri. Banyak wanita menganggap cantik itu berdasarkan penampilan, tapi banyak juga wanita yang mengklaim cantik itu tergantung kepribadian. Akibat kerancuan itu, timbulah pertanyaan "Apakah cantik itu relatif?"

The ideal beauty (Sumber: CNN)
Bagaimanapun juga, wanita pasti berusaha untuk menjadi cantik. Ada yang menghabiskan ribuan bahkan jutaan uangnya untuk operasi atau kosmetik terkini, namun ada juga yang menghabiskan waktunya untuk memperdalam kerohanian demi memperlembut hati.

Menurut Yudi P. Widodo, dalam artikelnya di Hipwee, kecantikan adalah suatu keindahan yang dapat diterima dan dirasakan oleh beberapa indera manusia. Setiap indera mempunyai fungsi masing-masing untuk menginterpretasikan kecantikan sesuai dengan sensornya.

Karena jika kecantikan itu hanya lewat indera penglihatan, maka akan ada ribuan ibu di dunia ini yang terlihat jelek. Padahal jika menginterpretasikan cantik dari indera-indera yang lain, mereka juga bisa begitu cantik.

Contohnya indera pengecap, banyak yang mengatakan masakan ibu adalah masakan terenak yang pernah ada. Lalu dari indera pendengaran, ada yang mengklaim masukan dan saran ibu adalah kata-kata terindah yang pernah didengar.

Karena itu, Widodo menyimpulkan cantik itu absolut, bukan relatif. "Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan sebaik-baiknya bentuk. Maka dari itu setiap wanita yang ada di bumi ini memang cantik, yang jelek hanyalah sikap dan perbuatannya," tulisnya.

Hal itu juga diamini oleh Okky Asokwati, seorang aktris hingga politikus Indonesia. Ia sangat yakin semua wanita itu cantik. Sayangnya, tak banyak wanita yang merasa dirinya cantik.

Apalagi jika makna cantik tersebut dikaitkan dengan penampilan fisik beserta segala kekurangan, kelebihan, maupun keunikannya. "Menurut saya pribadi, cantik itu adalah metamorfosis yang terus berevolusi," ujar Okky.

Di Sisi Lain

Ilustrasi (sumber: themodernman)
Dari beberapa narasumber yang relatif.us wawancarai, mereka sangat yakin kalau cantik itu relatif. Berikut sedikit kutipannya.

Menurut lu cantik itu relatif atau gak?

"Nahh kalo cantik menurut gw sii relatif," ujar Jules k Simorangkir, salah satu polisi di Polda DKI Jakarta.

"Relatif. Definisi cantik orang kan beda-beda," kata August P, seorang musisi tingkat akhir di Institut Kesenian Jakarta.

Cantik Relatif Seharusnya Tidak Ada Jaman Sekarang


Deddy Corbuzier, seorang mentalis dan pesulap profesional Indonesia yang kini menjadi presenter, juga mengomentari perihal cantik itu relatif atau tidak. Ia yakin di abad 21 ini, cantik atau bodoh itu bisa diubah lewat berbagai cara. Sehingga, anggapan cantik itu relatif bisa dipatahkan. 



Gak ada lagi sebenarnya, karena di jaman sekarang semuanya bisa berubah,

Tidak ada terima nasib di jaman sekarang. Terima nasib hanya untuk pecundang. Paling benar adalah mengubahnya bukan menerimanya. 

"Ubah nasib Anda, pria atau wanita, Anda harus pintar, Anda harus menjaga penampilan diri Anda. Be the best version of yourself," tegas Deddy, dalam videonya CEWEK CANTIK TAPI T0L0L 😥‼️ — (Tetep aja Cantik 👍).

No comments