Header Ads

Penyesalan dan Uang, Kejutkan Pemilik Restoran

Kisah inspiratif dari Middlesbrough - Pada awalnya, Apollo Apollinaire, pemilik restoran, berpikir bahwa dirinya telah ditipu sekelompok orang yang ingin makan gratis. Tapi lima hari kemudian ia menerima surat tanpa alamat yang berisi uang dan ucapan penyesalan 'lupa membayar'.

Surat itu mengejutkannya karena berisi uang tunai 40 poundsterling (senilai Rp715 ribu). Ia pun mengingat kembali saat kelompok itu datang ke restorannya di Middlesbrough, Inggris, pada Jumat 8 Desember malam.

Apollo Apollinaire memegang surat penyesalan pembeli restorannya (foto: MetroUK)

Saat itu mereka memesan makanan dan menghabiskannya. Namun pada saat membayar, kartu debitnya tidak disetujui atau tidak berfungsi. Ketiga orang itu pun ijin keluar untuk mengambil uang. Namun mereka tidak kembali.

"Saya menganggapnya sebagai pengalaman buruk. Biasanya orang ke ATM tidak beramai-ramai. Saya hanya memberitahu karyawanku, jika ada kejadian serupa, pastikan satu orang tetap tinggal sampai temannya kembali," jelas Apollinaire.

Saat sudah pasrah dengan kehilangan itu, ada surat yang datang lima hari kemudian. Surat itu menjelaskan bahwa mereka kesulitan menemukan ATM dan terpaksa pergi karena jadwal keberangkatan kereta mereka tinggal beberapa menit lagi.

"Saat itulah, kami menyadari tindakan kami dan memutuskan untuk menulis surat permintaan maaf ini dan melampirkan uang 40 poundsterling," tertulis dalam surat itu.

Surat tersebut ditandatangani Tom, Alex dan Harry. Mereka mengaku akan memberi ulasan bintang lima untuk Kilimandjaro kepada Penasihat Perjalanan.

Apollo yang masih tidak percaya ada orang-orang seperti mereka, mengunggah foto surat tersebut di halaman Facebook Kilimandjaro. Foto itu disukai banyak orang dan mendapat berbagai komentar.

"Fantastis setidaknya mereka memiliki tanggung jawab dan membayar tagihannya. Masih ada beberapa orang baik di dunia ini," tulis salah satu pengguna Facebook. Bahkan ada yang berkata: "Iman kepada manusia telah pulih kembali."



Sumber: Metro

No comments