Header Ads

Tinju Kehidupan

Aku bisa membayangkan
Pandangan mereka yang penuh harapan
Sayup kurasa semakin kencang
Saat menuju ke ruang penghancuran

Kilau menyilau sedikit membuatku kacau
Kukira surga, nyatanya sorot cahaya

Dia, sudah menunggu di sana
Dengan rompi hitam putihnya
Menatapku congkak bak penguasa

Aku tidak takut!
Meski sedikit takut
Tapi aku berani
Meski tak rela mati

Matanya semakin dekat
Dia ini seperti kelam juga harapan
Tapi aku harus melawan
Untuk memenangi tinju kehidupan

Satu pukulan, dua tepisan, aku melawan
Dia mengatakan "sampah!"
Aku diam saja dan menyerang
Hingga satu pukulan, aku pingsan

Ternyata benar kata orang
Kenikmatan memang sukar dilawan
Tapi apa yang harus aku lakukan?
Tak ada lagi selain bertahan

No comments