Header Ads

Karyawan Cerdas, Manfaatkan Aset

Seorang pengusaha sukses asal Jepang, Robert T Kiyosaki, membagikan banyak tips dan trik lewat buku-bukunya yang laris di pasaran sejak 1996 hingga saat ini. Salah satu ilmu itu ialah, bagaimana seorang karyawan masih bisa memiliki aset dan menjadi kaya.

Sebagai pengusaha, ia sama sekali tidak mendorong siapapun untuk membuat sebuah perusahaan kecuali mereka sungguh-sungguh ingin dan mau. Karena berdasarkan pengalamannya, ia tidak mengharapkan pekerjaan itu dilakukan oleh siapapun.



Ia sadar, banyak yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan dan mendirikan perusahaan sebagai solusi. Namun, rintangan akan terus mengadang kesuksesan mereka. Menurut riset yang diperolehnya, Sembilan dari sepuluh perusahaan gagal dalam lima tahun.

Kalaupun bertahan, hanya lima, Sembilan, dan sepuluh tahun maksimal. “Jadi, saya baru merekomendasikannya jika Anda sungguh-sungguh mempunyai hasrat untuk memiliki perusahaan sendiri. Bila tidak begitu, tetaplah bekerja dan urus bisnis Anda,” tulis Robert.

Jurus Ampuh untuk Karyawan


Robert menyebut “urus bisnis Anda” sebelumnya. Maksudnya ialah membangun dan menjaga kolom aset untuk tetap kukuh.

- Kalau ada uang masuk, jangan biarkan uang itu keluar. Berpikirlah seperti ini: “Begitu uang masuk ke kolom aset saya, dia menjadi karyawan saya”.

- Hal terbaik tentang uang adalah membiarkan dia bekerja 24 jam sehari dan bisa bekerja untuk beberapa generasi. “Tetaplah bekerja, jadilah karyawan yang bekerja keras dan berprestasi, tapi teruslah bagun kolom aset.”


- Orang miskin dan kelas menengah sering kali membeli barang mewah seperti rumah besar, berlian, pakaian dari bulu binatang, perhiasan, atau kapal pesiar karena ingin terlihat kaya.

- Orang kaya yang bertahan lama, membangun kolom aset terlebih dahulu. Setelah itu, penghasilan dari kolom aset dipakai untuk membeli barang mewah.


Kemewahan sejati adalah ganjaran karena berinvestasi dalam mengembangkan aset riil. Untuk itu, jelas Robert, jangan membeli barang mewah terlebih dahulu karena itu hanya dilakukan orang miskin. Tapi bangunlah aset dan beli barang mewah itu belakangan setelah memperoleh hasil dari aset tersebut.




No comments