Header Ads

Jangan Harap Aku Pergi

Waktu gelakmu menukar sejarah
Air mata melukis fenomena
Harusnya, kamu bercerita lebih bahagia
Redup melambat kita malah terlelap

Tak ada kesempatan untuk berkilah
Selama masa itu menguasaimu
Kamu akan buat aku takut
Sehingga lamat-lamat kita pun tak selamat

Waid-waid kita berucap
Tekuk lutut aku kalap
Kontradiksi
Aku patung kamu mematung

Mengapa kamu kini pergi?
Sakit hatimu bukan aku yang buat!
Katamu cari sendiri?
Oke aku akan tetap di sini!

No comments