Header Ads

Si Meghan Trainor

Apakah kalian tau lagu semua tentang bass? tidak? apa kalian tahu lagu semua tentang kita? tau? ya itu lagu peterpan, tapi kita tidak sedang bahas itu. Kali ini saya ingin membahas penyanyi lagu "All About That Bass" yaitu si Meghan Trainor. Namanya sering kita dengar beberapa tahun belakangan, bukan karena pelopor LGBT, tapi karena lagu-lagunya yang asik didengar dan diputar dimana-mana. *Apalagi di path*



Apakah masih ada yang tidak mengenal dia? Baik, anda terlalu sibuk dengan kuku anda. Meghan Elizabeth Trainor atau biasa dipanggil butet. *Eh Meghan Trainor, merupakan penyanyi pop asal Amerika Serikat yang memenangkan banyak penghargaan musik. Wanita yang Lahir pada 21 Desember 1993 di Nantucket, Massachusetts, Amerika Serikat tentunya, pertama kali tampil di pernikahan Bibi dan Pamannya pada tahun 2004. Dia menyanyikan lagu "Heart and Soul", pada saat itu dia baru berusia sebelas tahun. *kalau saya masih ngambilin jambu tetangga*

Di umur yang ke dua belas, ia tampil lagi di suatu acara pesta pertunangan bersama band keluarganya. Setahun berselang, Trainor menulis lagu pertamanya yang berjudul "Give Me a Chance". Bakat yang luar biasa ini tidak lepas dari dorongan orang tuanya. Ibunya berkata bahwa Meghan mendengar banyak dengan telinga. *masa sih bu?? masa ia mendengar banyak dengan idung*

Pada kelas 8 SMP, keluarganya memilih pindah ke Orleans dan menetap di North Eastham. Di tempat barunya ini, dia melanjutkan sekolah di Nauset Regional High School dan terus mengasah bakatnya hingga SMA. Dia tergabung dalam band beraliran jazz dan bekerja secara independen di studio rumahnya. Namun sebelum memasuki SMA, dia sudah membuat album. Berawal dari terpilihnya dia dalam program kepelatihan musik di Berklee College of Music, dia berlatih dan mencapai final program kompetisi menulis lagu. Dan pada tahun yang sama, dia merilis album pertamanya pada 25 Desember 2009 menggunakan GarageBand.

"Dia pikir dia adalah salah satu gadis gemuk yang tidak pernah akan menjadi seniman," Kata Ayah Trainor saat di wawancarai salah satu media luar. Karena alasan itu, dia memilih fokus ke penerbitan lagu.

Namun pada album yang berikutnya dia berkolaborasi dengan ayahnya, dengan udul album "Only 17". Lagu yang dibawakan mereka bergenre jazz, mungkin memang ayahnya sangat menyukai jazz atau karakter Trainor yang cocok dengan lagu jazz. Albumnya ini juga ikut serta dalam pameran penulis lagu di Durango dengan perantara NRBQ Al Anderson. Anderson lalu menyerahkan ke Carla Wallace dari Big Yellow Dog Music dan langsung menyodorkan kontrak kepada Trainor. Pilihan sulit untuk mengambilnya, karena pada saat itu Trainor masih kuliah. Namun, karena dorongan orang tuanya, dia akhirnya mengorbankan kuliahnya dan sepakat untuk penerbitan albumnya. *tuh gk usah kuliah

Perjalanannya di Big Yellow Dog tidak semulus perkiraan, Trainor menulis dan menulis lagu namun tidak ada yang mau bekerja sama dengannya. *Untuk menyanyikan lagunya*. Trainor menjadi frustasi dan ingin pindah ke Nashville, Tenessee pada November 2013. Hingga akhirnya pada 2014 dia mendapatkan royalti pertama sebagai penulis lagu untuk artis dari Italia dan Denmark. Lalu berlanjut menulis lagu untuk Sabrina Carpenter, Rascal Flatts, Hunter Hayes, dan R5. Selain itu, Trainor juga bernyanyi sebagai vokalis utama dan backing vokal untuk demo dari beberapa artis.



Puncaknya


Hingga pada tahun 2014, Meghan Trainor tampil di Philadelphia on the Jingle Ball Tour 2014. Sebelumnya, Trainor bertemu penulis lagu dan produser Kevin Kadish melalui seorang teman di Nashville, dan menulis lagu "All About That Bass" pada tahun itu. Namun, lagu itu tidak serta merta diterima label rekaman dan artis rekaman, mereka menolak untuk merekam lagu tersebut, termasuk rekaman milik Beyonce dan Adele.


Akhirnya Trainor berinisiatif untuk merekam lagu itu sendiri, dan menampilkannya di Epic Records LA Reid. Untuk melancarkan karirnya, Trainor mempekerjakan Troy Carter sebagai manajernya. Sampai akhirnya, "All About That Bass" rilis pada 30 Juni 2014 dan musik videonya menjadi hit viral.Lagu "All About That Bass" menjadi yang nomor satu di 58 negara dan menjadi salah satu single terlaris sepanjang masa, dengan penjualan di seluruh dunia lebih dari enam juta kopi pada Desember 2014. *zuper sekali

Tidak puas dengan single pertamanya, Meghan dan Kevin menulis lagu "Lips Are Movin" dan menjadi hits juga di Australia, Kanada, dan Selandia Baru. Kesuksesan lagunya diikuti kesuksesan namanya yang menjadi most Trending Music Artist keempat yang paling dicari di Google untuk tahun 2014. Billboard juga menjadikannya salah satu artis baru terbaik tahun itu pada daftar under 21 mereka.

Tidak sampai disitu, pada tanggal 3 maret, Trainor merilis singel ketiga dari album "Title" yang merupakan debut albumnya. Dan lagu itu berjudul "Dear Future Husband". Selanjutnya Trainor berduet dengan Charlie Puth di single pertama Puth berjudul "Marvin Gaye" yang juga rilis pada Maret 2015. Lalu Single Trainor berikutnya, "Like I'm Gonna Lose You" berduet dengan John Legend, menjadi nomor satu keduanya di Australian Singles Chart.

Tur konser pertama Trainor yaitu "That Bass Tour", mulai pada 11 Februari 2015, dan dibuka oleh band Australia, Sheppard. Dan ada tour untuk mempromosika Album barunya yaitu MTrain Tour, dengan Charlie Puth dan Life Of Dillon sebagai pembuka, dan untuk tur ini dimulai 3 Juli 2015.


Kesuksesannya tidak lepas dari orang yang menginspirasinya. Dari cara penulisan lagu, dia adalah Frank Sinatra, dan untuk aliran lagu dia terinspirasi karya James Brown dan music soca (hip hop). Selain itu beberapa artis lain yang mempengaruhi Trainor adalah Ariana Grande, Christina Aguilera, Earth Wind & Fire, Jason Mraz, NSYNC, Ray Charles, dan T-Pain. Trainor juga menjadikan Beyonce sebagai inspirasinya menari, dan memanggilnya "salah satu penampil yang membuat [dia] belajar banyak".

Selain penghargaan music, dia juga menerima penghargaan dari beberapa media salah satunya The Guardian yang menyebutnya "the poster girl for the larger woman" dan "pop's emblem for self-acceptance" dan juga Fashion Times menuliskan "inspired many women to embrace their curves". Trainor menyebut fansnya dengan sebutan yang cukup unik yaitu Megatrons. Ya, seperti salah satu karakter Transpomer.

Ya, Meghan sudah membuktikan kepada kita, bahwa dengan kerja keras dan ketekunan. Mimpi yang tak terfikirkan pun dapat terwujud. Yang tadinya hanya niat menulis lagu, hingga akhirnya menjadi soloist dari lagunya sendiri. Bagaimana para pembaca? Sudah kah anda terinspirasi dan ingin mengikuti jejak si Meghan Trainor? Semoga saja artikel ini bermanfaat dan dapat berguna bagi kalian semua.

Selamat bahagia! Jangan menjadi pribadi yang relatif, tetapi berpikirlah relatif. Karena tidak semuanya sama dan tidak semuanya berbeda. Hanya perlu saling mengargai dan tidak menghakimi. Salam Relatif.



sumber gambar : 
http://catatanngocol.blogspot.co.id/
https://i.ytimg.com
http://www.eurweb.com/